Taxus Sumatrana Obat Kanker yang Ampuh Ditemukan di Pandai Sikek Sumatera Barat

Saturday, 29 February 2020 : February 29, 2020
Semua orang akan menjadikan kesehatan pilihan utama dalam kehidupan, kendati demikian usaha menjaga kesehatan dengan baik tetap juga terabaikan. Sehingga beragam resiko penyakit mulai menggantung pada diri kita, salah satunya penyakit kanker.


Kanker salah satu penyakit yang berbahaya dan kita bisa melihat ada banyak kabar tentang meninggal orang akibat penyakit satu ini. 

Nah, baru-baru ini saya dihubungi salah seorang pecinta tanaman yaitu, Ir. Refi Agustinur Halim. Pasca terima kabar darinya, terkait penemuan tanaman langka di dunia "Taxus Sumatrana" di Gunung Singgalang. Saya pun langsung tancap gas kelokasi tepatnya di Pemancar TVRI dan RCTI Pandai Sikek, Kab. Tanah Datar Sumatera Barat.

Diperjalanan menuju lokasi, saya memikirkan apa manfaat dari tanaman Taxus Sumatrana yang hanya bisa tumbuh di pulau Sumatera saja. 

Sampai di lokasi saya langsung disambut oleh Ir. Refi. Sambil mengantarkan saya ke lokasi tanaman langka tersebut, saya diberikan penjelasan tentang manfaat Taxus Sumatrana. 



Bubuk Taxus Sumatrana
Taxus Sumatrana adalah tanaman langka di dunia, di Indonesia Taxus Sumatrana ini hanya tumbuh pada ketinggian 1000 sampai 2000 seperti di Gunung Dempo, Gunung Kerinci, kemudian di kembangkan di Sumatera Utara dan terakhir ditemukan di Gunung Singgalang pada Oktober 2019 lalu. 



Sementara ditingkat dunia, Taxus Sumatrana ini hanya bisa tumbuh dibeberapa negara saja, seperti di China dan sejumlah negara di Eropa dan Afrika. 

Taxus Sumatrana, sangat dicari-cari oleh dunia medis. Pasalnya Sumatrana mengadung taxol, anti bakteri, anti jamur, anti oksidan yang mempu menyembuh penyakit kanker kepala dan leher. Kemudian juga mampu memyembuhkan kanker payudara, menghalangi resopsi tulang, tumor, kanker ovarium, kanker paru, prostat, bengkak jantung, gula darah, insomnia, parkinson kanker hati serta memperbaiki jaringan dalam tubuh secara sistemik.


Saya pun terkejut, setelah dipaparkan langsung oleh Ir Revi tentang khasiatan Taxus Sumatrana yang harga selangit di luar negeri. 

Sambil berjalan bercerita dengan Ir. Revi dan didampingi oleh rekannya, kami tiba di lokasi pembibitan Taxus Sumatrana, disana saya banyak melihat Taxus yang sudah di pelibetkan. 

Jenis tanaman Taxus Sumatrana ini masuk kedalam jenis kayu-kayuan, karena memiliki batang yang besar.

Pasca melihat pembibitan Taxus Sumatrana, saya ditawari menikmati air rebusan Taxus Sumatrana. Bentuknya hampir sama dengan teh, cuman rasanya agak pahit sedikit dari teh. Selain itu, Ir. Refi mengelolah air rebusan Taxus Sumatrana dicampur dengam susu serta telur ayam hutan. Nah, kalai yang ini saya sangat suka, rasanya memang enak dan bikin saya ketagihan menyedunya. 

Saya sangat bersyukur pada saat itu, dapat mencicipi tanaman langka ini yang kaya manfaat dengan harap penyakit dan sistem jaringam kurang bagus pada tubuh saya bisa normal kembali. 

Sambil menyedu dan bercerita soal Taxus Sumatrana, ada seseorang warga sekitar menceritakan kepada saya, bahwa ia mengedap penyakit kanker payudara. Setelah minum rebusan Taxus Sumatrana, kanker payudara yang membuat ia semakin cemas, akhirnya sembuh, kurang lebih satu pekan. 

Pemandagan yang indah dari Pandai Sikek, Tanah Datar, Sumatera Barat
Memang diakui, Sumatrana memang ampuh dalam pengobatan kanker, hal tersebut dibuktikan dengan hasil penelitian. Nah kabar baik dari penemuan Taxus Sumatrana ini, penemu tanaman langka ini sudah membentuk komunitas pelindung Taxus Sumatrana dibawah naungan Pemerintah Nagari Pandai Sikek. 


Harapnya, Nagari Pandai Sikek menjadi lokasi penelitian Taxus Sumatrana serta menjadi objek wisata, karena dilokasi tersebut terapat pemandagan  yang indah dan nantinya akan menghidupkan perekonomian masyarakat setempat dan memberikan kesembuhan bagi penderita penyakit kanker. 



Share this Article

18 comments:

  1. Ada dibawain utk ibuk Kim..mau naaak...

    ReplyDelete
  2. Apa sdh ada penelitian ilmiah ut tanaman ini?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sudah Bang. Ada banyak sumber penelitian. Penemuan yang di Pandai Sikek di dampingi langsung oleh Balitbang Kuok Pekanbaru, Prov Riau

      Delete
  3. Semoga ini bisa menjadikan penemuan yang benar2 manjur untuk obat kanker.

    ReplyDelete
  4. Semoga tumbuhan ini cepat berkembang dan bermanfaat

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin...kalau ibu butuh, boleh dihubungi Bapak Revi, Ketua Komunitas Bunga Hias Bukittinggi

      Delete
  5. Aha,alam selalu memberikan khasiat yang baik untuk para penghuninya yah. Semoga semakin membawa berkah.

    ReplyDelete
  6. Wah, senang saya mendengarnya. Semoga nanti setelah diproduksi massal dan diperjualbelikan, harganya tidak mahal ya...jadi semua kalangan yang membutuhkan bisa medapatkan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sekarang baru dikembangkan kak, mulai dari pembibitan serta membentuk komunitas dibawah naungan pemerintah nagari

      Delete
  7. Alhamdullilah, Indonesia sungguh kaya, sekarang bertambah hasil penelitian obat untuk kanker
    Yang diperlukan kemudian. Kepedulian pemerintah dan swasta ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sekarang sudah mulai kak, seperti dukungan dri pemerintah Nagari setempat.

      Delete
  8. Alhamdulillah. Semoga semakin bisa dikembangin buat masyarakat ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin...semoga dikabulkan doa kt bersama, sehingga obat ini bisa diproduksi serta dikonsumsi cepat bagi yg membutuhkan

      Delete