Kuliner Pical Sikai 1948 Nan Legendaris di Bukittinggi

Thursday, 16 July 2020 : July 16, 2020

Kota kelahiran sang proklamator, Bung Hatta, memang tidak diragukan lagi soal wisata. Baik wisata sejarah, wisata alam maupun wisata kuliner. 

Bicara soal kuliner, Kota Wisata Bukittinggi, Sumatera Barat yang memiliki luas 25 Km persegi ini sudah banyak mendulang prestasi juara nasional. Bahkan di kota Bukittinggi terdapat 10 Kuliner unggulan seperti :

1. Ampiang Dadieh
2. Nasi Kapau
3. Ayam Pop
4. Pisang Kapik
5. Inti
6. Itiak Lado Mudo
7. Katupek Kapau
8. Karupuak Sanjai
9. Kacimui
10. Anyang Dagiang

10 kuliner diatas memang harus anda nikmati di kota wisata Bukittinggi. Namun, ada satu kuliner yang tidak boleh anda tinggalkan yaitu Pical Sikai.

Pical Sikai

Pical Sikai salah satu kuliner yang harus anda coba, jika berkunjung ke Bukittinggi. Lokasi Pical Sikai berada didepan Masjid Al Ikhwan atau di Jalan Panorama, Kelurahan Kayu Kubu, Kecamatan Guguak Panjang, Bukittinggi.

Pical Sikai ini sangat lengendaris banget, karena Pical Sikai sudah ada sejak tahun 1948 atau dua tahun setelah Indonesia merdeka. 

Pical Sikai, memang kuliner yang paling enak dan sangat mengenyangkan perut, ditambah lagi dengan harganya yang terjaungkau. 

Sejarah singkat pical sikai ini bermula dari gadis lima bersaudara yang ditinggalkan orangtuanya (meninggal dunia). Untuk melangsung kehidupan keluarga, gadis lima suadara ini mulai menjual pical sikai. 


Ternyata, pada saat itu pical sikai memang sangat disukai masyarakat, karena memang enak sekali. Kemudian satu diantara 5 saudara tersebut ada yang bernama Khairi, maka penggemar pical pada saat itu menyebut dengan kata "Pical Si Kai". Sampai saat ini, Pical Sikai sangat terkenal dengan nama itu. 



Pical Sikai dijual dengan harga Rp. 14.000/porsi. Nah cukup murah dan sangat mengenyangkan sekali. Kedai pical sikai ini dibuka mulai pukul 08.00 sampai pukul 16.00 Wib. Sementara pengemar pical sikai selalu ramai setiap hari. 
Selain pical sikai, dilokasi yang sama juga dijual Lamang Tapai. Hargnya dijual Rp. 12.000/porsi. Eits..soal rasa jangan diragukan, Lamang Tapai sudah menjadi juara, kuliner yang enak di Indonesia. 
Nah itulah sekilas ulasan, Pical Sikai di Bukittinggi yang sudah menjadi legendaris. Untuk anda, jangan sia-siakan kesempatan jika berlibur ke kota wisata Bukittinggi untuk menikmati Pical Sikai yang sudah ada sejak tahun 1948.







Share this Article

12 comments:

  1. Dulu waktu skul di ngarai sering bnget nih, makan di picai sikai ini.

    ReplyDelete
  2. Wah, aku penggemar kuliner MInang nih, hehe. Pical sikai itu kayak apa Kak lebih tepatnya? Bumbu dan bahan yang dominan apaan gitu. Kalau aku penasaran banget pengin ke Sumbar buat nyobain pisang kapik sama kopi kawa. Duh, rasanya lidah bergetar deh :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Perbedaan dgn pical pada umumnya dgn pical sikai, sudah pasti rasanya. Sedikit pedas, kental kuah kacangnya. Kemudian pical sikai, ada jantung pisang, pucuk ubi kayu, dan ada lobak gunung singgalang. Smntara pada bagia atas pical sikai ada kerupuk sanjai, khas ole-oleh Bukittinggi

      Delete
  3. wahhhh... waktu ke Bukittinggi tidak sempat coba Pical Sikai ini.. karena gak tau juga sih, secara sarapannya di hotel.. wkwkwkwk..

    cuma sempat makan nasi kapau di pasar atas/ateh. Ehh sekarang pasar itu sudah selesai dibangun kembali gak sih? terakhir tau katanya kebakaran ya?

    Mudah2an sudah direvitalisasi jadi pasar yang cantik, biar bisa hunting makanan lagi di sana.

    btw, itu yang jual Picai Sikai msh si nona Khairi, atau saudara yang lainnya, atau anak cucunya??

    ReplyDelete
  4. Emang maknyus katupek pical ini

    ReplyDelete
  5. Baca tulisan ini saya jadi pengen berkunjung ke Bukittinggi sekalian wisata kuliner menikmati aneka makanan tradisional seperti Picai Sikai

    ReplyDelete
  6. Wahh kapan yaa saya bisa berkunjung ke Bukittinggi..jadi penasaran sama kuliner legendaris Pical Sikai. btw dari 10 list makanan di atas yang saya kenal cuma 3, nasi kapau, karupuak sanjai sama ayam pop hehe

    ReplyDelete
  7. Waaah pengin banget nih cobain ini. Kayaknya menarik. Apalagi di bukittinggi yaaaa. Belum pernah denger Pical Sikai ini hehe

    ReplyDelete
  8. Itu rasanya gimana kak? Gurih, pedas atau manis? Aku semacam melihat lontong juga di situ. Ah murah harganya, jadi ingin

    ReplyDelete
  9. Duh menggoda sekali untuk dinikmati apalagi legend gtu ya. Pasti wuenakk

    ReplyDelete
  10. Ini isi makanannya apa saja mbak??? Aku belum pernah cobain makanan2 tradisional kek gini 😀

    ReplyDelete